LABORATORIUM

IMG_20151102_152629

Broadcastation merupakan nama laboratorium prodi ilmu komunikasi yang difungsikan sebagai wadah pengembangan potensi dan bakat mahasiswa serta mendukung para dosen dalam melaksanakan proses belajar mengajar di prodi ilmu komunikasi. Tantangan perkembangan teknologi komunikasi yang berkembang dengan sangat cepat  perlu disikapi dengan pengetahuan dan keterampilan serta pembekalan life skill yang memadai untuk Mahasiswa agar mampu menghadapi perkembangan dan bahkan perubahan zaman sehingga mereka menjadi mahasiswa yang siap pakai dan memiiki kompetensi tinggi dibidang ilmu komunikasi.

Keberadaan laboratorium ini juga diharapkan mampu mendukung program Sains Techno Park (STP) yang sedang digalakkan oleh Universitas Trunojoyo Madura untuk mendukung pengembangan dan kesejahteraan di pulau Madura. Sebagai laboratorium ilmu komunikasi, aspek yang dapat didukung melalui perkembangan teknologi dan keilmuan dibidang komunikasi dalam kaitannya dengan STP adalah bidang Tourism, dalam hal ini, pengembangan industri media kreatif yang nantinya mampu menjadi media informasi dalam memperkenalkan Madura pada masyarakat luas melalui media komunikasi yang dikelola oleh laboratorium prodi ilmu komunikasi . Karena itu, laboratorium ini dilengkapi dengan beberapa peralatan yang mendukung kegiatan pembelajaran untuk mahasiswa serta memberikan pelatihan-pelatihan yang bersertifikat  bagi mahasiswa sebagai skill dan kompetensi tambahan bagi mereka dalam mengembangkan media komunikasi.

Selain itu, laboratorium ini juga memfasilitasi kegiatan pengabdian masyarakat dan penelitian bagi dosen dan mahasiswa dibidang industri media kreatif. Untuk menjalankan semua peran ini, Broadcastation memiliki lima unit laboratorium, yaitu : laboratorium TV, laboratorium radio, laboratorium public relations, laboratorium fotografi, dan laboratorium komputer grafis. Kelima laboratorium tersebut memiliki fungsi yang berbeda namun terintegrasi sebagai sebuah wadah pengembangan industri media kreatif dalam rangka pengembangan ilmu komunikasi.

 

VISI DAN MISI BROADCASTATION

Visi

“Menjadi laboratorium yang memiliki daya saing dalam pengembangkan keilmuan dan keterampilan dibidang industri media kreatif menuju potensi kreatif, inovatif, eksis dengan bertumpu pada nilai budaya dan kearifan lokal ditingkat regional pada tahun 2018”

Misi

  1. Mendukung pelaksanaan kegiatan pembelajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
  2. Menjadi media komunikasi dalam pengembangan Prodi, Universitas, dan pulau Madura.

 

UNIT-UNIT BROADCASTATION

  1. Laboratorium TV dan Mini Theatre

Laboratorium TV mendukung proses pembelajaran dibidang audio visual. Laboratorium TV ini dibuat untuk memberikan keterampilan dan pengetahuan praktis bagi mahasiswa dalam memproduksi sebuah acara audio visual sebagai media informasi dan penyiaran serta pengembangan intelektual sekaligus entertainment. Konten – konten yang diproduksi merupakan hasil kreatifitas mahasiswa dan pengembangan hasil pembelajaran mereka dalam beberapa matakuliah, seperti Teknik Mencari dan Menulis Bertita (TMMB), produksi media electronik, dan beberapa matakuliah lain yang terkait. Selain itu, dokumentasi dari hasil penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Dosen dan mahasiswa juga menjadi konten dari produksi laboratorium TV.

Laboratorium TV ini menjadi satu ruang dengan mini theatre. Hal ini dimaksudkan agar hasil produksi yang dibuat oleh mahasiswa dan dosen dapat langsung ditampilkan dan disaksikan secara bersama – sama dengan tujuan hiburan maupun sebagai ajang pameran kreatifitas ataupun dalam rangka ujian yang dilakukan oleh Dosen pengampu untuk matakuliah tertentu. Laboratorium TV dan mini theatre menjadi sangat penting artinya untuk prodi ilmu komunikasi, karena disinilah mahasiswa melakukan proses pembelajaran mulai dari proses produksi konten-konten acara hingga pengelolaan siaran TV.

Untuk selanjutnya, keberadaan laboratorium TV ini nantinya diharapkan mampu menjadi media informasi berskala nasional dan menjadi  “corong” bagi prodi ilmu komunikasi khususnya dan Universitas Trunojoyo bahkan Madura secara umum agar dikenal oleh masyarakat yang lebih luas. Mahasiswa dan dosen dapat mendokumentasikan hasil penelitian dan pengabdian masyarakat yang terfokus pada hal-hal yang berkaitan dengan Madura (terutama yang berkaitan dengan tourism) dan menjadikan hasil dokumentasi itu sebagai konten acara  pada stasiun TV yang dikelola oleh laboratorium TV. Sehingga, Madura akan lebih dikenal oleh masyarakat yang lebih luas dan bisa menjadi daerah yang lebih berkembang dan maju terutama disektor pariwisata. Jika hal tersebut terwujud, maka kesejahteraan masyarakat juga akan terwujud.

  1. Laboratorium Radio

Laboratorium radio memiliki stasiun siaran radio bernama RASI (Radio Komunikasi) yang siaran pada frekuensi 107.0 fm dan mulai mengudara sejak tahun 2006. Dengan konsep educational and entertainment radio, RASI tidak saja menjadi penyedia  layanan informasi dan pendidikan, namun juga hiburan bagi semua khalayak pada segmennya. Sebagai radio komunitas, RASI memiliki segmentasi yang sudah jelas. Yaitu, warga kampus dan sekitarnya, terutama mahasiswa.

Dengan konten siaran yang kebanyakan mengusung tema-tema lokal, seperti “Semusim (Selingan Musik Mahasiswa)” yang berisikan tangga lagu yang sedang digandrungi anak muda dan  “Kepo Madura” yang berisikan informasi-informasi tentang Madura, antara lain tentang tempat wisata, bahasa dan sastra Madura, kebudayaan Madura, dan hal-hal lain tentang Madura, RASI menjadi media siar satu-satunya di UTM. Selain konten tersebut, RASI menjadi fasilitator bagi seluruh civitas akademika di UTM untuk mensosialisasikan setiap program kerja dan kegiatan di unit – unit yang mereka kelola melalui  acara talk show setiap hari jum’at.

Dari RASI, mahasiswa komunikasi belajar memproduksi acara radio dan mengelolanya. Mahasiswa juga akan belajar komunikasi bisnis dalam pengelolaannya. Karena radio juga masih menjadi peluang bisnis yang menjanjikan di era ini. Selain radio analog, di laboratorium ini mahasiswa juga belajar tentang radio streaming yang ditransmisikan melalui internet. Perpaduan radio analog dan streaming ini akan membuat RASI bisa didengarkan oleh seluruh lapisan masyarakat manapun yang memiliki jaringan internet.

  1. Laboratorium Fotografi

Laboratorium fotografi sepertinya masih menjadi idola di prodi ilmu komunikasi hingga saat ini. Keberadaan laboratorium tidak hanya sebagai sarana pembelajaran bagi mahasiswa dan dosen, namun juga untuk mengakomodasi kepentingan mahasiswa yang tergabung dalam komunitas fotografi prodi ilmu komunikasi. Hingga saat ini, komunitas fotografi memiliki anggota terbanyak diantara komunitas yang lain di prodi ilmu komunikasi. Selain itu, komunitas ini juga merupakan komunitas yang aktif melakukan kegiatan – kegiatan yang meliputi pelatihan-pelatihan dan pemotretan dibeberapa lokasi, tidak saja di Madura, tetapi juga didaerah lainnya.

Selain radio (RASI), fotografi saat ini menjadi identitas bagi prodi ilmu komunikasi. Keberadaan komunitas fotografi dengan karya-karyanya menjadi daya tarik tersendiri bagi mahasiswa untuk menjadi bagian dari prodi ilmu komunikasi. Dalam beberapa waktu kedepan, komunitas fotografi ini diharapkan bisa membuat sebuah pameran foto yang menampilkan karya-karya mahasiswa terutama hasil foto yang mereka dapatkan dari beberapa lokasi di Madura.

  1. Laboratorium Multimedia

Keberadaan laboratorium komputer grafis di prodi ilmu komunikasi bertujuan untuk menjadi sarana belajar bagi mahasiswa dibidang desain grafis dan penunjang pembelajaran dalam beberapa matakuliah terkait, seperti desain komunikasi visual. Dalam laboratorium ini juga, mahasiswa diberikan beberapa pelatihan seperti web design and programming untuk mengembangkan kempetensi dan skill mahasiswa.

Dibandingkan dengan beberapa laboratorium yang lain, saat ini laboratorium komputer grafis ini menjadi laboratorium yang sangat minim peralatan, sehingga tidak bisa difungsikan secara maksimal. Beberapa pelatihan untuk mahasiswa  yang berkaitan dengan fungsi laboratorium ini terpaksa dilakukan dengan peralatan penunjang seadanya dibantu dengan peralatan pribadi yang dimiliki oleh dosen dan mahasiswa.

Sebagai prodi yang juga fokus pada perkembangan teknologi informasi, laboratorium ini memiliki arti yang sangat penting bagi prodi ilmu kamunikasi. Karena disinilah seharusnya mahasiswa belajar tentang segala hal yang berkaitan tentang teknologi informasi yang berkembang dengan sangat cepat.

  1. Laboratorium Public Relations

Public relations adalah laboratorium termuda di prodi ilmu komunikasi. Laboratorium ini baru dibuka tahun 2016. Eratnya keterkaitan ilmu komunikasi dengan Public Relations menjadi alasan dibuatnya laboratorium ini. Mahasiswa komunikasi tidak saja harus paham perkembangan dan kemajuan teknologi serta bagaimana mengoperasikannya, namun juga bagaimana cara memanfaatkannya untuk kepentingan campaign dan pencitraan sebuah organisasi atau perusahaan.

Di Laboratorium ini, mahasiswa akan dibimbing untuk melakukan proses-proses operasional public relations yang harus dikuasai oleh  seorang praktisi PR, mulai dari defining public relations problems, planning and programming, taking action and communicating, hingga tahapan evaluation the program. Dalam proses ini, mahasiwa akan diarahkan untuk melakukan penelitian di Madura, sehingga dari hasilnya diketahui situasi  publik (internal dan eksternal) sebuah organisasi maupun perusahaan bahkan instansi pemerintah di Madura. Selain untuk kepentingan pembelajaran, hasil dari proses ini bisa dipergunakan oleh organisasi-organisasi terkait untuk melakukan langkah-langkah atau perencanaan kegiatan dalam menjawab masalah-masalah yang dihadapi publiknya.

Rencana jangka panjang untuk laborotarium public relations ini, seluruh mahasiswa yang yang sudah melakukan tahapan pembelajaran di laboratorium ini bisa mendapatkan sertifikat dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) sehingga kompetensi yang mereka miliki mendapatkan pengakuan dan memberikan kemudahan bagi mahasiswa untuk mendapatkan pekerjaan setelah mereka lulus sebagai sarjana komunikasi.